NEWS


wnblindonesia.com - 29/04/2012
Surabaya Fever Champion WNBL
Penonton Ramai, Sinyal Cerah Masa Depan Liga Putri

Gelar juara bersejarah musim perdana Jawa Pos for Her WNBL Indonesia akhirnya menjadi milik Surabaya Fever. Dalam final di GOR UNY, Jogjakarta, tadi malam (28/4), mereka mengalahkan Tomang Sakti Mighty Bees Jakarta (Tomsak) 81-58.

Sukses itu melengkapi catatan hebat Fever pada musim reguler. Mereka selalu menang dalam delapan pertandingan yang dilakoni. Termasuk dua kemenangan saat bertemu Tomsak.

Tomsak yang turun dengan skuad terbaiknya sebenarnya sempat leading pada kuarter pertama. Namun, Fever yang tidak diperkuat shooting guard Sherly Humardani mampu segera mengejar pada kuarter kedua. Sejak saat itu, mereka terus memperlebar jarak dan dengan nyaman mengakhiri pertandingan dengan kemenangan.

Guard Marjorice Fedora Singgih menjadi bintang kemenangan Fever. Dia menjadi top scorer untuk timnya dengan mencatatkan 19 poin. Saat center Gabriel Sophia beberapa kali dimatikan, Majorice berhasil menjadi solusi offense Fever.

Sukses juara menjadi pelengkap sukses Fever yang sebelum pertandingan dinobatkan sebagai peraih best management award. Itu sekaligus menjadi pelipur lara untuk fans basket Surabaya setelah tim putra CLS Knights Good Day Surabaya terpental di babak Championship Series.

''Anak-anak terlihat bermain sangat enjoy meskipun ini laga final. Sukses selalu menang selama musim reguler juga tidak menjadi beban. Mereka bisa menunjukkan chemistry yang sangat baik,'' kata pelatih Fever Kartika Siti Aminah.

Pelatih yang karib disapa Ika itu menambahkan, kemenangan timnya didapat karena kekompakan. Fever bisa memaksimalkan semua pemainnya untuk menjalankan tugas yang dibebankan. Distribusi para pemain Fever yang mencetak angka juga merata. Lima pemain membukukan double digit. Selain Gabriel dan Marjorice, masih ada Yunita Sugianto (11 poin, 6 rebound), Marlina Herawan (11 poin, 9 rebound), serta Mega Nanda Perdana Putri (12 poin, 14 rebound).

Bandingkan dengan Tomsak yang mengulang kesalahan dengan selalu bergantung kepada Fanny Kalumata (16 poin, 9 rebound), Wulan Ayu Ningrum (14 poin, 5 rebound), serta Jacklien Ibo (18 poin, 8 rebound). Apalagi, tadi malam Jacklien dan Wulan juga tak berada dalam kondisi terbaik karena cedera. Wulan mengalami kram, sedangkan Jacklien mengalami gangguan pada engkel.

''Bench kami belum bisa langsung step up ketika diberi kesempatan main. Karena itu, ketika ada rotasi, keseimbangan permainan langsung goyah. Kami harus mengakui bahwa permainan Fever memang lebih matang,'' jelas Hasan Gozali, owner Tomsak.

Jalannya final WNBL kemarin memberikan harapan yang positif atas masa depan liga basket profesional perempuan. Sebab, meski tidak ada pertandingan liga putra Flexi NBL Indonesia, ribuan penonton tetap datang langsung ke GOR UNY. Rahadian Ajeng, 25, salah seorang penonton, mengatakan bahwa dirinya sangat takjub dengan atmosfer di GOR UNY tadi malam.

''Saya mengikuti basket sudah lama. Saya juga tahu bagaimana sepinya pertandingan di liga sebelumnya. Tapi, sekarang basket putri seperti bangun lagi. Saya benar-benar tak menyangka akan ada banyak penonton. Ini bakal menjadi pijakan bagi kemajuan basket Indonesia,'' tutur Ajeng.

Commissioner WNBL sekaligus NBL Azrul Ananda menyatakan, gairah yang ada di GOR UNY tadi malam menjadi indikasi bagus dari kelangsungan WNBL musim-musim mendatang. Jika konsisten dikelola dengan baik, dia optimistis bahwa WNBL akan terus berkibar.

''Ketika final dipisah dengan NBL, ternyata penonton juga banyak. Ini indikasi bahwa liga langsung diterima dengan baik. Penonton memang belum spektaluler seperti NBL, tapi sudah sangat bagus. Terima kasih untuk semua tim yang sudah menunjukkan kemampuan hebatnya. Mereka penuh semangat. Terima kasih juga untuk publik Jogjakarta. Meskipun tak punya tim, antusiasmenya sangat bagus,'' kata Azrul. Kemeriahan musim perdana WNBL bahkan membuat Puteri Indonesia 2011 Maria Selena tertarik untuk ikut bermain. Dia memang memiliki kemampuan untuk bermain di liga profesional karena pernah tergabung dalam pemusatan latihan daerah.

"Final WNBL luar biasa. Ini jadi indikasi kebangkitan basket putri Indonesia. Kalau ditawari, saya juga mau bergabung," katanya.

Sebelum laga final kemarin, pengelola liga juga mengumumkan klasemen akhir musim reguler. Ada revisi di klasemen akhir terkait dengan posisi Sritex Dragons Solo. Jika sebelumnya ada di urutan keempat, yang benar ada di urutan ketiga. Poin Sritex sebenarnya sama sebelas dengan Sahabat Semarang. Namun, Sritex unggul dalam head to head pertemuan kedua tim. (ru/nur/c4/ang)

---

Peraih Award WNBL

1. MVP (most valuable player)

Jacklien Ibo (Tomsak)

2. Coach of The Year

Wempi Wiyanto (Sritex Dragons)

3. Defensive Player of The Year

Jacklien Ibo (Tomsak)

4. Sixth Woman of The Year

Tania Rasidi (Sritex Dragons)

5. Sportsmanship Award

Jacklien Ibo (Tomsak)

6. First Team WNBL Indonesia 2012

1. Wulan Ayu Ningrum (Tomsak ) Guard

2. Marlina Herawan (Fever) Guard

3. Mega Nanda Perdana Putri (Fever) Forward

4. Fanny Kalumata (Tomsak) Forward

5. Jacklien Ibo (Tomsak) Center

7. Top scorer

Nathasa Debby Christaline (Sahabat) 16,75 PPG

8. Top rebound

Jacklien Ibo (Tomsak) 12,5 RPG

9. Top Assist

Raisa Aribatul Hamidah (Sahabat) 3,25 APG

10. Top Block

Jacklien Ibo (Tomsak)3,88 BPG

11. Top Steal

Tania Rasidi (Sritex Dragons) 3,25 SPG

12. Best Management Award

Surabaya Fever

Story Provided by Jawa Pos

Share this:
MitraNet Perbasi The Body Shop Indonesia Safe Care Sony Mobile Indonesia -->
 

Women's National Basketball League Indonesia | Contact Us
Copyright 2012 PT DBL Indonesia, All rights reserved.
Any commercial use or distribution without the express written consent of DBL Indonesia is strictly prohibited.